Bekerja Di Lingkungan Positif @SambelLayah

Pasti tidak ada yang menyangkal, dimanapun tempat kita bekerja pasti menginginkan dan berharap kita ada dilingkungan yang positif dan bersahabat.

Walaupun masih juga ada yang “terjebak” dan berada di lingkungan yang kurang kondusif, itu pasti karena terpaksa berada disana atau baru tersadar kemudian.

Lingkungan jelas sangat mempengaruhi hidup kita, apalagi tempat bekerja yang kemungkinan besar waktu-waktu produktif kita ada disana.

Berangkat pagi, dan pulang sore hari dalam keadaan lelah membuat kita tak berdaya lagi untuk mencari jam produktif untuk yang menghasilkan income tambahan.

Yang ada setelah pulang kerja paling banter rutinitas kita istirahat sejenak, mandi, dan bahkan mungkin makan sore lalu istrirahat lagi dengan tidur.

Berjumpa lagi hari esok dan melakukan rutinitas seperti biasa, bekerja dan bekerja hingga sore hari. Semua itu berputar-putar mengikuti ritme yang sudah menjadi kebiasaan.

  • Manusia Yang Rugi

Kita amat sangat menjadi manusia yang rugi, rugi waktu dan rugi banyak hal jika hari-hari kita itu tidak diselingi atau di isi dengan vitamin ruhani.

Ya ruhani kita ini juga harus di isi dengan hal-hal positif yang bermanfaat untuk kemudian hari. Hal-hal posotif kita sebagai muslim tentu dengan mendalami agama dan mengamalkannya.

Dipikir panjang sampai manapun pasti hati kita menjawab Ibadah dan Sholat tetap sangat dibutuhkan untuk diri-sendiri.

Seringkali kita kalah dalam menjalakan kewajiban dari tuhan, dengan kewajiban dari perusahaan. Kalau sudah seperti itu, dan kita biarkan tanpa punya keinginan untuk hijrah dan berubah rasanya hampa, rasa tak puas, dan rugi akan selalu ada didalam diri.

  • Dipaksa Sholat Di Perusahaan

Baru tersadar kemudian ternyata dimana tempat saya bekerja adalah lingkungan yang sangat reliji. Dimana setiap karyawan diwajibkan untuk sholat wajib secara berjamaah dan Sholat duha menjadi anjuran dari perusahaan.

Tak hanya itu, mengaji pun diwajibkan juga disana. Tak tanggung-tanggung , Ustad dan Ustazah-nya pun sampai dua shift seperti umumnya jam kerja karyawan.

Shift pagi mengaji dengan Ustad  yang datang pagi, dan shift sore belajar mengaji dan setor hafalan juga dengan Ustad yang datang sore. Seperti itu dalam satu minggu kerja yaitu senin sampai sabtu.

  • Tidak Ada Aktifitas Kerja Saat Jam Sholat

Mungkin hanya Owner yang keihklasannya sudah tingkat tinggi yang mau perusahaannya dihentikan sejenak saat-saat memasuki jam Sholat. Saya rasa untuk orang biasa, akan sulit melakukan peraturan demikian pada perusahaannya. Waktu adalah uang akan menjadi pedoman mereka yang hari-harinya hanya memikirkan perut tanpa di imbangi dengan kodrat dan perjanjian dengan sang pencipta.

  • Kultum Sebelum Sholat Ashar

Selain sholat wajib berjamaah, mengaji dan setor hafalan ayat, sholat sunnah duha yang dianjurkan, ternyata masih ada lagi kegiatan yang mengasah kebranian karyawan untuk maju kemimbar dan memberikan materi kultum .

Semua wajib seperti yang saya sebutkan diatas, bergiliran sesuai jadwal yang sudah dibuat oleh manajemen, dan tak terkecuali manajer2 dan para direksi lainnya.

Semua itu dilakukan di tempat saya bekerja sekarang yaitu #SambelLayah Corp #Purwokerto.

Continue Reading

Berita Pelecehan Pahlawan Nasional Jendral Soedirman

Membuat pernyataan bersalahSebagai sesama warga Purbalingga, sebelumnya saya minta maaf kalau ada dari pihak keluarga yang tersinggung dengan tulisan ini. Tidak ada maksud lain kecuali hanya saling mengingatkan siapapun diluar sana untuk bersikap baik dan bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak berakhir dengan penyesalan diri dikemudian hari.

Beberapa hari yang lalu ramai di media sosial group/pertemanan lokal Purbalingga tentang seorang bacah alay mengacungkan jari tengah pada sebuah foto Jendral Sudirman dan diunggah di akun facebook miliknya.

Tak sampai lama foto tersebut pun akhirnya tersebar melalui beberapa akun facebook lain, dan juga via broadcast BBM dan akhirnya jadilah berita viral di lokalan Purbalingga.

Kronologi

Foto diambil pada hari rabu (09/03) di Komplek Monumen Jendral Sudirman Desa Bantarbarang. Kec. Rembang, Kab. Purbalingga.

Dan diunggah pada hari minggu (13/03) melalui akun facebook bernama Gopenx Alwell. Karena berkelakuan “nyleneh” pada foto yang diunggahnya, banyak para netizen yang penasaran siapa sebenarnya bocah “nakal” tersebut.

Saking hebohnya beberapa teman BBM saya pun ada yang menjadikannya dp dengan ungkapan2 bernada heran “kok berani sekali ni anak..”

Karena sudah menjadi berita viral, tak selang lama Polres pun bergerak setelah ada laporan tentang penghinaan pada Sang Jendral.

Lalu AKBP Anom Setyadji, S.I.K kapolres Purbalingga pun memerintahkan jajaranya untuk melakukan penelusuran pemilik akun Gopenx Alwell yang dijadikan media untuk mengupload foto.

Mudah saja, berbekal informasi yang beredar melalui screeshoot yang sudah diambil netizen sebelumnya tentang akun tsb (sebelum akun dihapus), polisi pun mengetahui pemilik asli akun yang ternyata bocah masih berstatus pelajar di sebuah sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Desa Bandingan, Kejobong dan baru berumur 13th.

Dengan disaksikan Kapolsek Kaligondang, Danramil 02/Kaligondang, Kanit Provos Polsek Kaligondang, dan Babinsa Desa Penolih akhirnya bisa memanggil pemilik akun facebook Gopenx Alwell di Balai Desa Penolih.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, sdr. Jeri Iftiadi merasa sangat bersalah dan tidak menyadari akibat perbuatannya mengunggah foto yang melecehkan Pahlawan Nasional Jendral Soedirman, menimbulkan permasalahan dan kecaman dari masyarakat banyak.

Di hadapan perangkat desa Penolih Kapolsek Kaligondang, Danramil 02/ Kaligondang, Kanit Provos Polsek Kaligondang dan Babinsa Desa Penolih yang bersangkutan membuat pernyataan secara tertulis sebagai berikut :

Surat Pernyataan

Surat Pernyataan 2

*foto saat mengacungkan jari tengah sengaja tidak saya upload

Pesan:

  • Sekali lagi tulisan ini hanya sebagai pengingat untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial
  • Tidak bermaksud menyudutkan atau menyinggung si pelaku

Informasi di ambil dari group/page facebook lokal Purbalingga, jika ada yang perlu diluruskan atau menambahkan bisa berkomentar dibawah postingan, terima kasih.

Kata kunci yang masuk:

  • Pelecehan jendral sudirman
  • jeri iftiadi
  • foto pelecehan pahlawan
  • pelecehan pahlawan
  • penghinaan jendral sudirman
  • pelecehan foto jendral sudirman
Continue Reading