Materi Kultum Ringan Tentang Kesabaran

You are here:
Home » Dari Penulis » Materi Kultum Ringan Tentang Kesabaran

Materi Kultum Ringan Tentang Kesabaran

 

Bissmillah,..

Pada kesempatan ini saya ingin membagikan “Materi Kultum Ringan Tentang Kesabaran”

Materi ini baru saya bacakan di depan Jamaah sholat ‘Ashar di masjid Al-Muhajirin HO sambel layah corp Purwokerto. Acara tersebut adalah kultum rutin bergiliran bagi semua karyawan laki-laki disana. Semua karyawan laki atau perempuan yang sedang tidak berhalangan, juga wajib hukumnya untuk ikut sholat berjamaah selama masih terikat jam kerja, biasanya di waktu Dzuhur dan ‘Ashar. Harapannya adalah setiap karyawan tergugah hatinya untuk memulai hal kebaikan dari lingkungan kerja, dan dilanjutkan sampai dilingkungan dimanapun dia berada.

Berikut materi kultum tsb:

Assalamu’alaikum Wr.Wb…

pembuka-ceramah-atau-mukadimah

Hadirin temen-temenku semuanya…

Pertama tama marilah senantiasa kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT. yang telah memberikan rahmat, taufiq, serta hidayahNya kepada kita semua.

Sehingga pada kesempatan sore hari ini kita masih dipertemukan kembali dalam acara kultum rutin bergiliran di HO Sambel Layah tercinta kita ini.

Tak lupa, sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad… SAW, yang telah memberikan, menyampaikan dengan penuh kelembutan kepada kita sebuah petunjuk jalan yang terang dari Allah SWT.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan atau mengambil sebuah tema tentang “KESABARAN”.

*Mungkin sekedar menambahkan dari tema yang sudah disampaikan oleh Mas Amir minggu lalu  🙂

Sabar berasal dari kata “Sobaro-Yasbiru” yang artinya Menahan. Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa.

Atau sabar pula adalah suatu sikap menahan emosi dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tidak mengeluh.

Sabar merupakan kemampuan mengendalikan diri yang juga dipandang sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa orang yang memilikinya.

Semakin tinggi kesabaran yang seseorang miliki, maka semakin kokoh juga ia dalam menghadapi segala macam masalah yang terjadi dalam kehidupan.

Sabar juga sering dikaitkan dengan tingkah laku positif yang ditonjolkan oleh individu atau seseorang.

Sabar adalah sebuah pilar kebahagiaan seorang hamba, karena dengan kesabaran sesorang akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.

Sabar merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung dalam Al-Qur’an maupun hadis, sehingga manusia senantiasa diarahkan untuk selalu bersabar dalam mengharungi kehidupannya.

Kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi yang sedang dihadapinya demi mendapat balasan yang baik di akhirat kelak _Aamiin.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah: 153

al-baqarah-153Artinya :

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS Al-Baqarah: 153)

Dalam ayat tersebut, Allah menjelaskan kepada orang-orang yang beriman, bahwa Allah akan selalu beserta mereka yang menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong.

Allah juga menjanjikan kedudukan yang tinggi (yaitu syurga) bagi hamba-hambanya yang bersabar. Seperti firman Allah dalam QS Al-Furqaan: 75.

qs-al-furqaan-75Artinya :
“Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka”. (QS Al-Furqaan 75).

Hadirin temen temenku semuanya….

Di dalam menjalani hidup kita sehari-hari, ada 2 hal berbeda yang terus silih berganti yaitu kesenangan dan kesusahan.

Bahkan ada beberapa orang yang mengatakan, bahwa hidup itu terasa amat indah karena perbedaan tersebut.

Bayangkan kalau orang senang terus atau bahkan susah terus, tentu bukan sesuatu yang baik. Ketika kita senang, maka kita diharapkan ingat ketika dulu pernah susah.

Lalu saat kita susah, ingatlah bahwa suatu saat akan ada kesenangan dikemudain hari.

Hal ini seperti firman Allah SWT dalam Q.S Al Insyirah ayat 5 dan 6

al-insyirah-ayat-5al-insyirah-ayat-6Artinya:

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS Al-Insyirah : 5- 6).

 

Ada 3 ciri sabar yang coba saya jelaskan disini…

Pertama, “Maa Wahanu” (Tidak pengecut atau tidak lemah mental)

Apabila berhadapan dengan kesulitan hidup, dia memiliki ‘kontrol diri’. Dia segera menstabilkan emosi dan mentalnya, sebelum orang lain mengingatkannya.

Nasihat orang lain agar dia bersabar hanya berperanan sebagai ‘faktor tambahan’ bagi stabiliti dirinya.

Diceritakan suatu ketika, Rasulullah SAW melintasi sebuah kawasan perkuburan. Baginda melihat seorang ibu menangis tersedu-sedu sambil menutup mukanya di atas pusara anaknya yang baru saja dimakamkan.

Nabi menghampiri seraya bersabda, “Wahai ibu, bertaqwalah kepada Allah dan bersabarlah.”

“Engkau tak tahu apa yang aku rasakan…” Kata Ibu tersebut.

Nabi pun meninggalkannya. Seorang sahabat yang menyaksikan peristiwa tersebut, berkata kepada wanita tadi, “Adakah engkau tahu, siapa yang berbicara denganmu tadi? Itu adalah Rasulullah Saw! Wanita itu terkejut. Bergegas dia mengejar Nabi Muhammad Saw ingin meminta maaf atas kelancangan perilakunya.

Ketika bertemu, Nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya sabar yang sejati hanyalah pada saat seseorang terkena musibah untuk kali yang pertama (pantulan awal)!”

Kedua, “Ma Dha’ufuu” (Tidak lesu dari segi penampilan)

Seseorang yang sabar tidak pernah merasa perlu menampilkan kesedihan atau kesulitan masalahnya kepada orang lain.

Dia pantang menampilkan kelesuan di raut wajahnya, betapa sulit pun masalah yang dihadapi. Dia sedar betul bahawa tiada manusia di dunia yang luput dari masalah.

Secanggih mana pun seorang pakar psikiatri atau psikologi dalam menangani masalah orang lain, nescaya dia juga tidak terlepas dari bebanan masalah.

Walaupun mungkin orang sabar harus menampilkan kelemahan diri, maka dia sampaikan kepada Allah subhanahu wa ta’ala di kesunyian malam melalui salat (shalat) Tahajud.

Ketiga, “Mas takaanuu” (Tidak menyerah atau tunduk dari segi aktivitas)

Seorang yang sabar sentiasa memelihara ketekunan dan ketahanan dirinya. Dia sentiasa gigih dalam usaha mencapai sasarannya. Dia seorang yang tak kenal perkataan putus asa. Tidak ada dalam kamus hidupnya putus harapan.

Dia tak mudah patah semangat apabila berhadapan dengan kegagalan. Dia bukanlah seorang pesimis, malah selalu memelihara dan mengembangkan sikap optimis dalam hidupnya. Jika dia menemui kegagalan hari ini, dia akan cuba sekali lagi keesokan harinya.

Jika esoknya dia masih gagal, dia cuba kembali pada hari lusanya. Bila setelah sekian kali menemui kegagalan, maka dia akan membuat keputusan untuk mengubah usahanya ke bidang yang lain.

Yang pasti dia tak akan pernah memilih untuk duduk diam, tanpa usaha. Seringkali manusia lupa bahawa hidup di dunia berbeda dengan di akhirat. Di akhirat segala sesuatu menjadi serba kekal.

Seseorang hanya akan merasakan bahagia yang terus menerus di dalam syurga, atau sebaliknya mendapat siksa yang kekal di neraka jahannam. Sebaliknya kehidupan di dunia bersifat fana, nisbi dan penuh dinamis.

Suka duka, berhasil, gagal, rahmat dan bencana datang silih berganti. Pada suatu ketika seseorang itu berada di atas, manakala pada ketika yang lain dia berada di bawah. Dalam suasana yang dinamis inilah amat diperlukan sifat sabar.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kultum sore menjelang asyar kali ini. Semoga bermanfaat bagi  diri saya khususnya dan umumnya untuk temen-temen semuanya _Aamiin.

Billahitaufiq walhidayah, wassalmulaikum warrahmatullahi, wabarraakaatuh.

Nb:
Silahkan Anda edit dibagian yang harus Anda sesuaikan, terima kasih.

Kata kunci yang masuk:

  • kultum tentang sabar
  • kultum tentang tabah
  • materi kultum
  • untuk selalu bersabar dalam kehidupannya kesabaran sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap
  Posted by Nol komentar
   

Tinggalkan komentar anda

Oct
13
2016