Alasan Sugeng SH Tak Mau Disebut Calon Bagongan Dalam Pilkada Purbalingga

You are here:
Home » Informasi » Alasan Sugeng SH Tak Mau Disebut Calon Bagongan Dalam Pilkada Purbalingga

Alasan Sugeng SH Tak Mau Disebut Calon Bagongan Dalam Pilkada Purbalingga

 

Sugeng - Pbg#PURBALINGGA – Sugeng dan Sucipto akhirnya mendaftar di detik-detik terakhir masa perpanjangan waktu pendaftaran peserta Pilkada Purbalingga. Sugeng tegas menolak disebut sebagai Pasangan Calon Bagongan.

Sugeng yang bekerja sebagai pengacara di LBH Perisai Kebenaran mengelak hanya menjadi calon boneka demi memuluskan pemenangan pasangan Tasdi-Tiwi (TT). “Tidak ada yang namanya calon Bagong (boneka, red). Saya maju sudah niat maju sejak awal,” kata Sugeng.

Dikutip dari Satelit Post, Sugeng mengaku menjadi kandidat hasil seleksi Tim Siasah PCNU Purbalingga bersama Aman Waliudin dan Supono Mustajab. Aman dan Supono menjadi wakilnya. Namun, akhirnya PKB hanya mengusung Sugeng.

PKB bersama Partai Demokrat dan Hanura kemudian mengusung Sucipto, mantan Ketua DPRD dari PDI. Sucipto sendiri sudah lama sekali tidak ikut dalam kancah politik di Kota Braling. Sugeng mengaku tak ada deal apapun di balik pencalonannya.

Haryanto, Ketua DPC Hanura Purbalingga berkata, dari awal Hanura mendukung Sugeng yang mendaftar melalui Kubah. Ia memutuskan mendukung PDIP setelah koalisi mengusung pasangan Kento-Aman.

“Karena sudah keluar dari kesepakatan, kami pun mengalihkan dukungan ke Tasdi-Tiwi,” kata dia. Hanura kembali ke Sugeng setelah Sugeng didukung PKB dan Demokrat.

Sumber

  Posted by Nol komentar
   

Tinggalkan komentar anda

Aug
11
2015